BOGOR, (PJNN) — Seorang remaja ditemukan meninggal dunia dekat kontrakan warga di Desa Leuwisadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Kamis 27 November 2025 dini hari.
Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah penuh dengan luka sayatan benda tajam. Diduga, remaja pria tersebut merupakan korban kekerasan sekelompok geng motor.
Kapolsek Leuwiliang, Kompol Maryanto membenarkan adanya penemuan jasad seorang pria di halaman kontrakan warga di Desa Leuwisadeng.
Korban diketahui berinisial MCP usia 16 tahun warga Cigudeg,” ujarnya kepada Radar Bogor, Kamis 27 November 2025.
Menurut Kompol Maryanto, korban mengalami sejumlah luka sayatan akibat benda tajam. Namun pihaknya belum mengetahui pasti motif dari tindak kekerasan tersebut.
“Masih dilakukan penyelidikan, termasuk mencari tahu motif kekerasan sehingga menyebabkan adanya korban meninggal dunia,” jelasnya.
Saat ini, korban telah dibawa ke RSUD Moh Noh Nur Leuwiliang untuk dilakukan autopsi.
Sementara salah satu penghuni kontrakan di lokasi kejadian mengatakan bahwa jasad pria remaja itu ditemukan pertama kali pada Kamis, 27 November 2025 pukul 01.30 WIB.
“Awalnya saya dengar ada yang minta tolong, karena posisi kontrakan di pinggir jalan jadi tidak begitu terdengar,” tutur Wildan.
Tidak lama setelah itu, terdengar ramai suara orang yang menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Wildan mengaku sempat menanyakan kepada dua rekan korban yang masih berada di lokasi kejadian. Mereka mengaku sempat dikejar oleh sekelompok geng motor dan berlari menyelamatkan diri.
Habis pulang main, mereka dikejar gangster di Jalan Jambu, kemudian putar balik ke arah sini dan korban tidak sempat menyelamatkan diri,” tukasnya.(cok)
(opik.N).
















