BOGOR, (PJNN) — Arus lalu lintas di jalur wisata Puncak, Bogor, Jawa Barat, pada H-1 libur Natal, Rabu (25/12/2025), dinilai tidak sepadat prediksi awal yang menyebut hari Natal sebagai puncak kepadatan libur akhir tahun.
KBO Sat Lantas Polres Bogor Iptu Ardian mengatakan, berdasarkan data dan pengamatan lapangan hingga pukul 16.00 WIB, jumlah titik kepadatan justru lebih sedikit dibanding hari sebelumnya.
“Prediksi awal memang puncak libur Natal hari ini, tapi berdasarkan data sampai sore, titik-titik kepadatan lebih sedikit dibandingkan hari Selasa kemarin,” kata Ardian saat ditemui Kompas.com di Simpang Gadog, Jalan Ciawi, Rabu.
Ia menyebut, secara visual kondisi lalu lintas juga menunjukkan tren yang lebih landai.
Pada jam yang sama sehari sebelumnya, antrean masih terlihat cukup panjang di sejumlah titik hambatan.
“Kemarin sekitar pukul 16.00 masih terjadi antrean di seputar Simpang Pasir Muncang. Namun hari ini sudah relatif lancar,” ujarnya
Menurut Ardian, kelancaran juga terlihat di sejumlah titik lain, mulai dari Simpang Pasir Muncang, Simpang Megamendung, hingga persimpangan Pasar Cisarua, Antrean ada, tapi cukup pendek dan tidak terlalu panjang,” ucapnya
Pada Rabu petang, arus lalu lintas kembali dinormalkan dua arah setelah antrean dari arah Ciawi dan Gerbang Tol (GT) Ciawi terserap.
“Setelah penormalan, arus dua arah di semua titik trouble spot terpantau lancar,
” kata Ardian. Antisipasi Lonjakan Kendaraan Meskipun kondisi arus lalu lintas relatif kondusif, kepolisian tetap bersiaga mengantisipasi lonjakan kendaraan. Sekitar 20 personel disiapkan untuk melakukan pengaturan lalu lintas jika terjadi kepadatan mendadak.
Untuk hari berikutnya, Ardian menambahkan, rekayasa lalu lintas one way masih bersifat situasional dan akan melihat perkembangan volume kendaraan di Gerbang Tol Ciawi.
Jika terjadi peningkatan signifikan pada pagi hari esok, sistem satu arah ke atas dari Jakarta menuju Puncak akan dipertimbangkan. “Namun, kalau tidak diperlukan rekayasa, arus tetap dua arah. Kami juga mempertimbangkan aktivitas ibadah Natal di gereja-gereja sepanjang jalur Puncak,”pungkasnya
(Hendra).
















