Tangerang, (PJNN) — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar serangkaian kegiatan pada peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-Dunia Tahun ini.
Semarak HLH di Kota Tangerang, diisi berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan sejak 2 hingga 7 Juni 2026. Diantaranya adalah, giat Penanaman Pohon pada (2 Juni), Uji Emisi Kendaraan gratis (3-4 Juni), Korve (5 Juni), serta Puncak Acara HLH yang digelar pada Sabtu, 6 Juni 2026. Selain itu, disusul juga dengan Car Free Day pada (7 Juni).
Puncak acara HLH 2026 digelar dikawasan Taman Ekspresi, Jalan Pandan Raya RT 001/RW 012, Nusajaya, Kecamatan Karawaci, Tangerang, pada Sabtu (6/6/2026)
Dengan mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup mengajak seluruh element masyarakat untuk memperkuat kepeduliannya terhadap isu lingkungan dan perubahan iklim.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tangerang, Drs. H. Sachrudin mengungkapkan, upaya menjaga lingkungan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.
“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Mulai dari hal sederhana seperti menanam pohon, mengurangi sampah, hingga menjaga kebersihan lingkungan sekitar harus terus menjadi budaya masyarakat Kota Tangerang,” ujar Walikota diacara tersebut.
Puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun ini diawali dengan penanaman pohon dan aksi bersih-bersih lingkungan bersama. Kegiatannya juga terhubung secara nasional melalui teleconference yang dipimpin oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan diikuti berbagai daerah dari seluruh penjuru Nusantara.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, H. Wawan Fauzi, SE, S.Kom, MM, menerangkan, bahwa tema peringatan HLH tahun ini menjadi pengingat sekaligus upaya dalam menghadapi perubahan iklim yang harus diwujudkan melalui kebijakan maupun gerakan nyata, oleh semua pihak.
“Kita berharap kebijakan dan gerakan yang dilakukan pemerintah pusat, daerah, termasuk Kota Tangerang, dapat berfokus pada upaya mengantisipasi perubahan iklim yang ada saat ini,” jelasnya.
Dikesempatan itu, ia juga turut memaparkan berbagai hal tentang pengelolaan lingkungan yang harus dimulai dari sumbernya, termasuk melalui pengurangan sampah rumah tangga yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
“Kami berharap masyarakat mulai mengurangi penggunaan sampah plastik atau sampah sekali pakai, serta mengolah sampah dari rumah sehingga bersama-sama kita bisa mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA Rawa Kucing,” tambahnya.
Dalam acara ini, Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang juga menerima dukungan sekitar 500 bibit pohon dari sektor swasta yang selanjutnya akan didistribusikan ke 13 kecamatan di Kota Tangerang.
Selain itu, secara simbolis juga turut dilakukan penyerahan bantuan gerobak sampah kepada masyarakat guna mendukung pengelolaan kebersihan lingkungan diwilayah. (Adv)
(Sugeng).
















