banner 728x250

Bogor Segera Punya Jembatan Gantung Kaca Terbesar di Indonesia, Calon Ikon Baru Jabar Selain Pasupati.

banner 120x600

Bandung, (PJN) – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sedang membangun jembatan gantung kaca terbesar, termegah, dan tertinggi di Indonesia. Berlokasi di area Bendungan Sukamahi, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar).

Jembatan Kaca Sukamahi dibangun dengan panjang 275 meter dan lebar sekira 6–12 meter. Ini merupakan jembatan kaca kedua setelah Jembatan Kaca Seruni di Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur.

Pembangunan jembatan kaca yang diklaim menjadi calon ikon baru di Jabar selain Flyover Pasupati, Kota Bandung ini dikerjakan oleh PPK 5.3 Provinsi Jawa Barat, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jabar.

Kehadiran Jembatan Kaca Sukamahi juga akan menjadi destinasi wisata baru di kawasan Puncak Bogor yang penuh tantangan. Namun menyuguhkan pemandangan indah termasuk panorama Gunung Salak dan Gunung Pangrango.

Pada akhir September 2025, update pembangunan Jembatan Kaca Sukamahi telah menunjukkan progres signifikan dengan capaian 72 persen, usai dilakukan penyelesaian pekerjaan Erection Box Pylon 1.

Tahap penting pembangunan proyek ini pun dimulai, yakni pemasangan temporary wirerope dan platform wiremesh. Tahapan ini menjadi persiapan untuk pekerjaan berikutnya, yakni pemasangan kabel wirerope utama dan steel deck.

Manajer Ruas/PPK 5.3 Pietoyo Larastomo menjelaskan, tahapan pekerjaan tersebut menjadi sangat penting di pembangunan jembatan kaca ini.

Alasannya karena pemasangan platform wiremesh bertujuan untuk aksesibilitas area kerja pemasangan pekerjaan kabel utama wirerope, yang dilanjutkan dengan pemasangan clamp hanger dan steel deck.

“Pekerjaan tersebut berada pada ketinggian sehingga keselamatan dan keamanan kerja harus diutamakan,” kata Pietoyo

Di area jembatan kaca ini juga dibangun fasilitas tambahan antara lain bangunan penerima, Plaza 1, dan Amphiteater di Plaza 2. Pembangunannya menghabiskan dana sekira Rp188 miliar.

“Saat ini juga kami tengah mengerjakan pekerjaan bangunan penerima area plaza 1 dan pembangunan amphiteater area plaza 2 dengan harapan progres pekerjaan kami akan semakin bagus,” ungkap Pietoyo.

Jembatan dibangun menggunakan tumpuan kabel penggantung (suspension bridge), digolongkan sebagai jembatan gantung pejalan kaki dengan tumpuan pylon baja, lantai kaca, serta material komposit yang terbuat dari serbuk kayu dan plastik daur ulang.

Pietoyo menegaskan bahwa pembangunan jembatan kaca ini menjadi salah satu langkah nyata dalam upaya menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Dengan desain yang modern dan pengalaman wisata yang unik, kehadiran Jembatan Kaca Sukamahi diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya.

 

(Alfi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *