Bogor, (PJNN) — Menjelang akhir tahun, kabar baik datang untuk jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia, khususnya soal penyaluran bansos pangan seperti beras dan minyak goreng.
Melansir YouTube Info Bansos, pemerintah melalui berbagai lembaga penyalur mulai mencairkan bantuan sosial (bansos) besar-besaran yang mencakup bantuan pangan, yaitu beras dan minyak goreng, bantuan tunai reguler, hingga bantuan tambahan berupa BLT kesejahteraan rakyat (Kesra).
Penyaluran bansos tunai hingga beras dan minyak goreng ini menjadi penting untuk menjaga daya beli masyarakat prasejahtera sekaligus memperkuat. ketahanan pangan rumah tangga.
Penyaluran bantuan pangan tambahan untuk sekitar 18,3 juta KPM kini resmi dimulai. Bantuan ini merupakan rapelan untuk periode Oktober dan November 2025.
Melansir update informasi dari channel YouTube INFO BANSOS, di sejumlah gudang Bulog daerah, bantuan yang disalurkan berupa beras 20 kilogram kualitas medium dan minyak goreng 4 liter.
KPM diimbau segera mengambil bantuan fisik tersebut di lokasi yang telah ditentukan, seperti kantor desa atau kelurahan, dengan membawa surat undangan resmi, KTP, dan KK.
Penting diperhatikan, bantuan yang tidak diambil dalam batas waktu tertentu (sekitar lima hari) dapat dialihkan kepada penerima lain.
Selain bantuan pangan, pencairan bantuan reguler Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 4 untuk alokasi Oktober–Desember 2025 juga mulai berjalan.
Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi bank penyalur pertama yang mengaktifkan saldo. Beberapa KPM dari Aceh dan wilayah lain sudah melaporkan saldo masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), dengan nominal bervariasi hingga mencapai Rp1.800.000.
Jumlah tersebut merupakan akumulasi rapel tiga bulan dari komponen PKH dan BPNT (Rp600.000 per bulan).
Aktivasi saldo di BSI menjadi sinyal kuat bahwa proses pencairan telah mencapai tahap Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). Dalam waktu dekat, bank penyalur lainnya seperti BRI, BNI, dan Mandiri juga diperkirakan segera mengikuti.
BLT Kesra Rp900 Ribu Segera Disalurkan oleh PT Pos
Kabar gembira berikutnya datang dari program BLT Kesra bernilai total Rp900.000. Bantuan ini diberikan sebagai tambahan daya beli masyarakat untuk triwulan IV (Oktober–Desember 2025), dengan nominal Rp300.000 per bulan.
Meski penyaluran masih berlangsung secara bertahap, sejumlah daerah telah melaporkan penerimaan BLT Kesra ini. Setelah data penerima diverifikasi dan diterima oleh PT Pos, warga akan mendapat panggilan resmi sebelum pencairan dilakukan.
Penerima BLT Rp900 Ribu
BLT Kesra ini khusus diperuntukkan bagi masyarakat miskin yang masuk kategori Desil 1–4 dan tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Tidak semua penerima PKH atau BPNT otomatis mendapatkan bantuan ini.
KPM di seluruh Indonesia disarankan untuk rutin mengecek saldo KKS melalui ATM atau mobile banking, serta aktif memantau informasi dari perangkat desa atau kelurahan terkait jadwal pengambilan bantuan di wilayahnya.
(Hendra)
















