banner 728x250
Berita  

PNM Banjarnegara Bekali 500 Pelaku Usaha di Wonosobo agar “Naik Kelas” Lewat Literasi Keuangan

banner 120x600

WONOSOBO,(PJNN) – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Banjarnegara terus berkomitmen meningkatkan kapasitas pelaku usaha ultra mikro. Melalui kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar, sebanyak 500 nasabah binaan PNM Banjarnegara di wilayah Kabupaten Wonosobo mendapatkan pelatihan literasi keuangan dan motivasi usaha, Kamis (6/11/2025).

Mengusung tema “Keuangan Cerdas, Ngajak UMKM Wonosobo Naik Kelas”, kegiatan yang digelar di Gedung Sasana Adipura Kencana Wonosobo ini menjadi ajang pemberdayaan sekaligus silaturahmi antara PNM dengan para perempuan pelaku usaha ultra mikro.

Pemimpin Cabang PNM Banjarnegara, M. Resya Apriansyah mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi PNM terhadap pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

“Pembangunan pilar ekonomi melalui program-program PNM adalah wujud nyata komitmen kami untuk memastikan nasabah naik kelas dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sebagai lembaga jasa keuangan non-bank, PNM tidak hanya menyalurkan pembiayaan, tetapi juga aktif melakukan pendampingan dan pemberdayaan melalui literasi dan inklusi keuangan.

Dalam kegiatan ini, para nasabah mendapatkan edukasi keuangan dari BRI, Pegadaian, BRI Insurance (BRIns), BRI Life (BRILife), serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah. Mereka diajarkan cara mengatur keuangan, menabung, membuka rekening, hingga memahami pentingnya asuransi usaha, rumah, dan jiwa.

Sebanyak 500 nasabah juga dilatih membuka Brilink Mekaar sebagai tambahan usaha dan sarana memperluas layanan keuangan di masyarakat.

Tak hanya pelatihan, acara juga dimeriahkan dengan pameran produk UMKM binaan PNM Banjarnegara. Beragam produk lokal khas Wonosobo turut unjuk gigi, mulai dari Topeng Lengger, kerajinan bambu, batik khas Wonosobo, kain ecoprint, hingga kuliner khas seperti petos, combro kentang, olahan tepung mocaf, dan kue gumpur.

Acara ini turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Wonosobo, Mohammad Kristijadi, Asisten Manajer Senior OJK Jawa Tengah Eska Setia Kuncara, serta perwakilan dari BRI, Pegadaian, BRILife, dan BRIns. (*)

 

(Nasirin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *