banner 728x250

PKK Kota Sukabumi Genjot Validasi Data untuk Percepatan Penanganan Stunting

banner 120x600

SUKABUMI, (JPNN) – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Sukabumi menegaskan komitmennya dalam mempercepat penataan data kesejahteraan warga sebagai fondasi utama penyaluran bantuan sosial (bansos) dan penanganan stunting.

Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, menyampaikan bahwa masih banyak bantuan yang salah sasaran, di mana warga mampu justru menerima bantuan, sementara yang layak tidak terdata. Ia menekankan pentingnya pendataan ulang dan validasi data secara menyeluruh.

“Revitalisasi PKK dan posyandu adalah kunci. Data yang akurat akan mempercepat intervensi, terutama dalam isu strategis seperti stunting,” ujar Ranty.

Ia menjelaskan bahwa mulai tahun 2026, TP-PKK menetapkan tiga fokus utama: validasi data, pemanfaatan informasi terbaru untuk perencanaan, serta eksekusi cepat dan tepat sasaran. Alur kerja berbasis data mencakup identifikasi keluarga berisiko tinggi, penetapan prioritas lokasi, hingga pelaporan berjenjang.

“Camat, lurah, dan RT/RW adalah ujung tombak koordinasi, sementara kader PKK menjadi pengumpul data, edukator, dan pengawal informasi,” tambahnya.

Ketua Pokja I, Kia Florita, turut memperkuat pesan tersebut dengan menyampaikan kisah nyata seorang nenek yang sempat luput dari bantuan, namun akhirnya mendapat tempat tinggal layak berkat intervensi cepat.

“Satu nyawa terselamatkan jauh lebih berarti daripada seribu komentar,” tegas Kia.

Ia mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan kasus bansos tidak tepat sasaran melalui media sosial, bukan untuk sensasi, tetapi demi memastikan bantuan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan.

“PKK Kota Sukabumi bergerak agresif dan berbasis data. Pendataan diperkuat, koordinasi dipadatkan, eksekusi dipercepat. Ini kerja nyata, bukan sekadar wacana,” pungkasnya.

 

 

(Fahri). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *