SUKABUMI, (PJNN) — Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) kembali menghadirkan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai strategi menjaga stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok. Program ini digelar di Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kamis (4/12/2025), menjelang akhir tahun ketika konsumsi rumah tangga biasanya meningkat.
Kepala DKP Kabupaten Sukabumi, dr. Gatot Sugiharto, menyampaikan bahwa GPM merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam meringankan beban pengeluaran masyarakat. “Silakan manfaatkan kesempatan ini untuk berbelanja kebutuhan pangan berkualitas dengan harga lebih hemat, sekaligus menjaga stabilitas harga di wilayah Kecamatan Cicurug,” ujarnya, Rabu (3/12).
“Dalam kegiatan ini, warga dapat membeli berbagai komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, dan tepung dengan harga di bawah standar pasar. Produk pangan segar serta hasil UMKM lokal juga tersedia, sekaligus membuka ruang pemasaran bagi pelaku usaha desa.
“Selain memastikan keterjangkauan harga, kami ingin mendukung pelaku usaha lokal agar terus berkembang. Dengan begitu, ketahanan pangan juga dibangun dari sektor ekonomi masyarakat di desa,” tambah Gatot.
“Pelaksanaan GPM ini menggandeng Bulog dan sejumlah pelaku usaha pangan untuk menjamin pasokan cukup serta kualitas barang tetap terjaga. Antusiasme masyarakat diharapkan menjadi indikator keberhasilan program dalam menjaga daya beli sekaligus mengendalikan potensi inflasi daerah.
Pemkab Sukabumi berkomitmen memperluas jangkauan GPM ke wilayah lain agar manfaatnya dirasakan lebih luas, terutama oleh masyarakat berpenghasilan rentan. “Hadir, belanja hemat, dan dukung ketahanan pangan keluarga. Pemerintah selalu berusaha hadir di tengah masyarakat,” pungkas Gatot.
(Fahri).
















