Bogor, (PJNN) – Sebuah video yang beredar luas dan viral di media sosial menampilkan rumah milik seorang warga bernama Mulyono di Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, saat ditempeli stiker penerima bantuan sosial.
Yang membuat publik terkejut adalah kondisi rumah tersebut. Bangunannya terlihat besar, lantainya sudah berkeramik, daya listrik melebihi 450 watt, dan sebuah mobil tampak terparkir rapi di garasinya.
Situasi ini menimbulkan sorotan tentang akurasi penyaluran bantuan untuk warga dengan kategori miskin ekstrem.
Pendamping PKH Kecamatan Ciomas, Ramdhan, membenarkan bahwa Mulyono memang masuk dalam daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Namun ia menekankan bahwa yang bersangkutan telah menyatakan mundur secara sukarela setelah dilakukan verifikasi ulang oleh petugas.
“Warga Desa Pagelaran itu masuk data sejak 2020, saat pandemi Covid-19. Ia menerima bantuan sembako, PBI, dan BLT Kesra. Sekarang bantuannya sudah dihentikan,” kata Ramdhan. “pungkasnya
(Hendra).
















