Sukabumi, (PJNN) — Wisata alam Curug 7 Bibijilan di Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, kembali memakan korban. Seorang pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs), M. Khoirul Fahmi (15), ditemukan meninggal dunia di kawasan tersebut, Sabtu (30/5).
Korban yang merupakan warga Kampung Ciherang, Desa Cijulang, Kecamatan Jampang Tengah, diduga terpeleset dan terjatuh di area bebatuan licin sekitar air terjun.
Kapolsek Nyalindung, IPTU Muhamad Yanuar Fajar, menjelaskan korban datang bersama rekannya sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah berpamitan untuk buang air kecil, korban tak kunjung kembali. Rekannya kemudian mencari dan menemukan jejak kaki yang diduga tergelincir di bebatuan. Sekitar pukul 12.00 WIB, korban ditemukan di aliran air dalam kondisi meninggal dunia.
“Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga terpeleset di area bebatuan licin. Pada tubuh korban ditemukan luka benturan di kepala, dahi, siku, dada, dan lutut,” ujar Yanuar, Senin (1/6).
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
Yanuar mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkunjung ke objek wisata alam, terutama kawasan air terjun. “Kami mengingatkan pengunjung untuk tidak berjalan sendirian, mematuhi aturan keselamatan, serta meningkatkan kewaspadaan di sekitar bebatuan dan aliran air,” pungkasnya.
(Fahri).
















